Amerika Serikat Cabut Izin Telekomunikasi Raksasa Terbesar dari China, Khawatir Alasan Keamanan

27 Oktober 2021, 21:33 WIB
Foto ilustrasi China Telecom /Pixabay/Salzy

PONOROGO TERKINI – Amerika Serikat telah mencabut izin salah satu telekomunikasi raksasa terbesar dari China karena kuatir dengan masalah keamanan nasional.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) negara itu memilih untuk mencabut lisensi operasi China Telecom pada hari Selasa, 26 Oktober 2021.

China Telecom memiliki waktu 60 hari untuk mengakhiri operasinya di negara tersebut.

Baca Juga: Roh Tae Woo Meninggal, Presiden Pertama Korea Selatan yang Dipilih Secara Demokratis

Pada tahun 2019 lalu, senat Amerika mengatakan bahwa China Telecom dikenal sebagai saluran telekomunikasi tetap dan operator broadband terbesar di dunia.

Fakta bahwa Beijing mengendalikan China Telecom berpotensi memungkinkan untuk mengakses komunikasi AS melalui perusahaan tersebut membuat pejabat khawatir.

Akses ini dapat memungkinkan pemerintah China untuk terlibat dalam spionase dan kegiatan berbahaya lainnya terhadap AS, tambah mereka.

Baca Juga: Suami Halyna Hutchins Sinematografer yang Tertembak Alec Baldwin ternyata Seorang Pengacara

Independent melaporkan, sebagai salah satu dari tiga raksasa telekomunikasi besar Beijing, China Telecom memiliki lebih dari 335 juta pelanggan di seluruh dunia pada 2019.

Layanan jaringan virtual seluler China Telecom menargetkan lebih dari empat juta orang Tionghoa Amerika, dua juta turis Tiongkok per tahun mengunjungi AS.

Baca Juga: Pengisi Suara Karakter Frieza Anime Dragon Ball, Chris Ayres Meninggal Dunia

Perusahaan, yang memiliki jejak di 110 negara tersebut juga menyediakan layanan untuk fasilitas pemerintah China di AS.

"Kami berencana untuk mengejar semua opsi yang tersedia sambil terus melayani pelanggan kami," kata juru bicara China Telecom.***

Editor: Dian Purnamasari

Sumber: Independent

Tags

Terkini

Terpopuler