Kasus Covid-19 Catat Rekor Tertinggi, Menkes Bantah Persediaan Oksigen Menipis

26 Juni 2021, 06:52 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. / Twitter/@KemenkesRI

Ponorogo Terkini – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan waktu yang mencengangkan.

Untuk saat ini kasus Covid-19 mencapai rekor tertinggi dengan kasus Covid-19 tembus angka 20.000 lebih.

Sementara itu, pemerintah mengambil langkah kebijakan mengkonversi RS milik pemerintah di Jakarta menjadi 100 persen untuk Covid-19.

“Situasi saat ini di Indonesia, jumlah kasusnya sudah mencapai titik yang tinggi kemarin yakni 20.000 per hari,” ungkap Budi dalam siaran pers secara virtual, di Jakarta, pada Jumat 25 Juni 2021.

Pihaknya setiap hari terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga: Warga Italia di Zona Putih Sebentar Lagi Merdeka dari Penggunaan Masker

“Kemenkes memahami situasi ini dan selalu memonitor apa saja yang terjadi di masyarakat. Tujuannya, agar kita bisa segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi segera hal-hal yang memang perlu kita lakukan intervensi,” jelasnya menambahkan.

Berkaitan dengan keterisian tempat tidur, Budi memastikan khusus di DKI Jakarta pihaknya melakukan konversi tiga rumah sakit.

“Ketersediaan tempat tidur, khususnya di daerah DKI Jakarta. Saya bersama Pak Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNPB, dan juga Pak Gubernur selalu mengkoordinasikan untuk memastikan agar jumlah tempat tidur yang ada cukup dan mengikuti perkembangan jumlah kasus yang masuk,” jelasnya.

“Diketahui dalam seminggu terakhir ini, kita sudah mengambil beberapa keputusan di antaranya mengonversikan tiga rumah sakit besar pemerintah yaitu Rumah Sakit Fatmawati, Rumah Sakit Sulianti Saroso, dan Rumah Sakit Persahabatan untuk menjadi 100 persen rumah sakit yang menangani Covid-19,” tuutr Budi.

Menkes juga memastikan bahwa persediaan oksigen untuk pasien Covid-19 di Indonesia masih mencukupi.

Baca Juga: Peras Keringat BMI di Taiwan, Orang Indonesia ini Terjerat Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

Pernyataan ini sekaligus menepis pasokan oksigen yang disebut-sebut telah menipis.

"Kami bisa sampaikan di sini bahwa oksigen yang ada itu cukup. Oksigen yang ada cukup," tegas Budi Gunadi dalamkesempatan yang sama.

Budi mengatakan, Indonesia mempunyai kapasitas produksi oksigen yang sebagian besar untuk oksigen industri.

Dari jumlah tersebut, 25 persen dikhususkan untuk kebutuhan oksigen medis.***

Editor: Dian Purnamasari

Sumber: Kemkes

Tags

Terkini

Terpopuler